International

Senin, 12 Oktober 2015

Pertanian Masa Depan


http://www.pupukorganiknasa.com/wp-content/uploads/2013/01/teknologi-vertikultur-pertanian.jpg

Tuntutan konsumen dalam pertanian masa depan
Pangan sangat dibutuhkan manusia di berbagai belahan dunia,tidak terkecuali dengan  negara kita sendiri. Di negara kita sendiri , Indonesia menempati jumlah penduduk terbanyak nomer 4 di dunia. Apakah mungkin dengan lahan dan waktu yang sempit,dapat mencukupi kebutuhan pangan mereka ?
Untuk menjawab pertanyaan itu , diperlukan suatu  inovasi dan ide kreatif supaya bisa memanfaatkan lahan minimal menjadi produk maksimal. Keberadaan teknologi informasi dan komunikasi saat ini yang semakin maju, dapat kita manfaatkan untuk mengolah lahan pertanian. Sehingga dapat menciptakan produk optimal dengan masa tanam yang singkat. Tanpa menunggu waktu musim, produk dapat di nikmati oleh konsumen kapan saja.
Selain itu, konsumen modern sangat menginginkan pangan dengan tampilan bersih,rapi,dan organic. Petani Indonesia, bisa saja mengolah pestisida organic, dengan sedikit atau hampir tidak ada bahan kimiawi.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJfd8HlY6WggqY7pdyWOoXJ0KjtFiKd-zCdUFESlQb4FyD6WW6u7eVnXOA-Yt8G0f2mpYLDZKJMy178Mz5zCHMKaQbiF92rnok4IdPaC3YyQLxBRODqV2-4NR2940NggXtnF64ET04bPdQ/s1600/819-GV31.jpg


Baca selengkapnya...

Strategi menghadapi pertanian masa depan
1. Pengembangan Sumberdaya Manusia. Pengembangan SDM pertanian tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam penerapan teknologi pertanian, tetapi juga untuk meningkatkan motivasi dan persepsi tentang pertanian modern, dan juga untuk perbaikan moral, transformasi tradisi dan kultur menjadi pertanian berbudaya industri.
2. Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi. Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan antara lain dengan penerapan teknologi yang tepat. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, antara lain adalah: peta perwilayahan komoditas, sumber air irigasi yang mencukupi dll
3. Usaha untuk Kemandirian Pangan. Strategi kemandirian pangan diarahkan pada pemenuhan pangan nasional secara mandiri berdasarkan sumberdaya alam, kemampuan produksi dan kreativitas masyarakat. Keanekaragaman pangan ditingkatkan baik sumber maupun bentuk dan citarasa hasil olahan dengan basis tepung sebagai produk antara bahan pangan.
4. Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Produktif dan Lestari. Pengelolaan lingkungan hidup yang produktif dan lestari diarahkan untuk terpeliharanya daya dukung lingkungan dengan produktivitas yang tinggi secara berkelanjutan, keaneka ragaman hayati serta keseimbangan interaksi antara semua unsur dan faktor lingkungan.
http://www.hijauku.com/wp-content/uploads/2012/11/Variety-farming-Archer01-@-Flickr.jpg


Pola Pertanian pada Masa Depan

Pertanian konvensional adalah pertanian seperti yang dilakukan oleh sebagian besar petani di seluruh dunia saat ini. Pertanian ini mengandalkan input dari luar sistem pertanian, berupa energi, pupuk, pestisida untuk mendapatkan hasil pertanian yang produktif dan bermutu tinggi. Pada masa yang akan datang sistem pertanian ini akan lebih ramah lingkungan bersamaan dengan lebih banyak input teknologi.  Kemajuan itu antara lain berupa: Digunakannya varietas-varietas tanaman yang lebih produktif, lebih bermutu, lebih tahan atau toleran pada hama dan penyakit utama, lebih tahan pada kekurangan air dan hara, serta dapat berproduksi tinggi pada lahan-lahan marginal dan penggunaan pupuk akan lebih bijaksana, tidak berlebih, berdasarkan kebutuhan riel tanaman, tidak banyak yang tercuci dan mencemari lingkungan.
Pertanian Konservasi Pada pertanian konservasi, prinsip utamanya adalah pertanian yang mengandalkan dan berusaha mempertahankan kelestarian alam. Dengan pertanian konservasi diusahakan agar tidak terlalu banyak gangguanan ekosistem dalam alam pertanian. Pertanian ini lebih mengandalkan mekanisme ekobiologi dari alam sehingga input yang diberikan pada sistem pertanian ini diusahakan serendah mungkin. Kalaupun itu diberikan, maka input tersebut berupa bahan-bahan organik alamiah yang bukan hasil budaya. Studi ekofisiologi akan memegang peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan kelestarian sistem ini.
Pertanian Teknologi Tinggi juga akan meningkat pada masa depan. Pertanian ini akan sangat produktif, produknya bermutu tinggi, aman, kandungan gizi dan zat berkhasiat yang ada di dalamnya bisa diatur sesuai kebutuhan. Karena itu, pertanian ini memerlukan input tinggi, baik berupa teknologi, bahan-bahan kimia maupun energi.
Sumber

1 komentar: